SIDAT KAMULYAN, bukanlah sekadar akronim yang berfungsi sebagai penanda dan identitas. Namun, penentuan kata tersebut dipilih dengan mempertimbangkan makna dan filosofi yang terkandung di dalamnya. Kata Sidat, tidaklah sekadar menunjuk pada salah satu jenis ikan yang menyerupai belut. Tetapi lebih dari itu, bahwa Sidat telah diciptakan Allah untuk mewakili di antara sekian jenis ikan yang mampu memberikan kecukupan omega dan protein tinggi bagi kehidupan manusia.

Sidat merupakan salah satu jenis ikan yang tumbuh dan berkembang secara spesifik, berbeda dengan kebanyakan jenis ikan lainnya. Sidat bertelur dan menetas di kedalaman air laut, dan besar dalam air tawar di daratan. Anak-anak sidat melalui proses migrasi mencapai sungai-sungai di daratan untuk menjadi dewasa. Dan sebagian sidat betina dewasa akan kembali ke laut untuk bertelur di sana.

Oleh sebab itu, upaya untuk mengembang biakan sidat sangatlah susah dilakukan. Hanya kerja keras-lah untuk bisa mengatasi kesulitan-kesulitan di dalamnya, dan itu pun hanya sebagian saja. Telur Sidat sampai hari ini, hanya bisa menetas di lautan walau telah dilakukan berbagai rekayasa adaptasi.

Hal di atas, mengispirasi dan menjadi spirit dalam bekerja dan berusaha bagi kami. Bahwa untuk mendapatkan sesuatu yang istimewa, membutuhkan kerja ekstra. Tidak ada kamulyan (kehidupan yang enak) datang dengan tiba-tiba. Kamulyan memerlukan proses dan ikhtiar yang panjang serta doa di dalamnya.

Manifestasi dari ikhtiar dan doa tersebut, kemudian diwujudkan ke dalam pendirian sebuah unit usaha bernama CV. SIDAT KAMULYAN di Bantul 3 tahun silam. Unit usaha ini didirikan oleh Suryo Putro Nugroho dan Bambang Riawan.

visi & misi

  • Menciptakan produk berkualitas hasil kreasi dalam negeri.
  • Berkembang bersama-sama untuk kemaslahatan umat.

bidang usaha

  • Produksi dan Pemasaran Produk Suplement Herbal “MAZAFIT”
  • Pembesaran dan Penjualan Sidat
Kembali
×